Biaggi Berharap Sanksi Tidak Membuat Iannone merosot Di Karir MotoGP

Impian Max Biaggi adalah memenangkan Indianapolis 500 2020 dan kemudian memenangkannya di Indianapolis Motor Speedway. Dia memiliki kecepatan untuk melakukan itu dan dia memiliki kecepatan siput.
Di Laguna Seca pada hari Jumat, Biaggi berada tiga persepuluh detik dari kecepatan, tetapi satu putaran di depan rekan setimnya Mikhail Aleshin. Setelah setiap sesi latihan dua jam, kedua pembalap telah melakukan putaran yang sama tetapi pada waktu yang sedikit berbeda.
Ada alasan mengapa Aleshin tidak ikut lomba. Salah satu alasannya adalah Biaggi begitu jauh dari bendera kotak-kotak. Alasan lainnya adalah bannya belum diganti.

Startegi Yang Dipakai Seorang Pembalap

Sudah bukan rahasia lagi bahwa ada batasan waktu dalam seri IndyCar karena mobil ION Energy baru untuk seri. Karena belum banyak diuji, mereka telah memungkinkan setiap pengemudi untuk menjaga ban mereka sampai sesi kedua selesai.
Dengan semua pembatasan, Iannone tidak dapat memperoleh keuntungan apa pun di lintasan dan dengan demikian tidak bisa mendapatkan Sanksi di akhir lomba. Ini berarti dia tidak dapat kembali ke pit dan mencoba mendapatkan lebih banyak bahan bakar. Yang bisa dia lakukan adalah berharap bendera hati-hati keluar di lubang jendela tim lain.
Diketahui oleh semua kru ION bahwa tim Biaggi dan Aleshin hanya mendapat satu set ban untuk diganti. Namun, mereka akan menjalankan mobil dengan ban yang salah setelah sesi kedua karena mereka belum bisa mengganti ban sendiri.
Mereka telah mengatakan bahwa mereka akan memanggil bendera hijau pada restart karena mereka akan dipaksa untuk menggunakan ban yang sama dengan yang mereka jalankan di tugas pertama. Tentu saja, itu mungkin berarti bahwa mereka akan kehilangan banyak waktu.
Fakta bahwa balapan sudah berakhir dengan sudah berarti bahwa bendera sudah keluar. Ini berarti bahwa Biaggi dan Aleshin akan kehilangan kesempatan untuk bergerak maju.
Tim Biaggi dan Aleshin sudah saling bertarung karena ini, dan ini benar-benar tidak adil. Namun, ini adalah cara badan sanksi IndyCar dan Indianapolis Motor Speedway memutuskan untuk melakukannya.
Iannone perlu melakukan jauh lebih baik untuk mengalahkan Aleshin. Itulah tepatnya yang perlu dia lakukan untuk membantunya tetap di depan Aleshin.

Seorang Pembalap Mendapat Hukuman

Dalam analisis terakhir, jika Iannone dapat mencapai posisi yang baik setelah tiga berhenti pertama di ION, maka ia harus bisa mendorong sampai ke akhir balapan. Agar hal ini terjadi, Iannone perlu menemukan cara untuk menyelamatkan bannya di akhir lomba, dan itu akan tergantung pada restart.
Pada akhirnya, kemungkinan Tim Biaggi dan Aleshin akan dihukum berat karena kesalahan mereka. Jadi mereka harus berusaha agar penalti itu dikurangi sebanyak mungkin sebelum terlambat.
Biaggi sebagai mantan pembalap kelas dunia selama delapan tahun yang kini jadi kepala duta Aprilia tidak heran dengan keputusan tersebut. Secara psikologis, hukuman ini berpotensi menghancurkan pembalap Iannone.

Seorang Pembalap Mendapat Support Dari Teman Seperjuangannya

Sebagai pembalap mana pun yang menerima hukuman semacam ini,tapi dapat juga menghilangkan motivasi. Itu menjatuhkan Anda, membuang semua hasrat untuk melakukan apapun, ujarnya kepada Sky Sport Italia sedemikian dikutip GPOne. Seorang pembalap melakukan persiapannya setiap hari langkah demi langkah dia mencoba mengatur kondisi fisiknya. Dengan demikian ini akan menjatuhkan siapapun dan sulit untuk menempatkan diri Anda pada posisinya. Saya berharap dia lebih kuat dan mencoba mengatasi ini dengan teknik yang bagus. Dikarenakan di Aprilia kami dekat dengannya dan berharap ini akan berjalan sebaik mungkin kata Biaggi.

Baca Juga : Dua Pembalap MotoGP Ingin Motoran Bersama